Keunggulan Memasang Atap Kubah Galvalum

atap galvalum 1

ATAP KUBAH GALVALUM

 

Mungkin istilah Kubah Galvalum belum banyak diketahui oleh orang-orang. Selama ini kebanyakan orang tidak akan mengira jika kubah masjid yang sering mereka lihat menggunakan Galvalum sebagai material bahannya.

Masih banyak yg beranggapan bahwa atap itu harus selalu dari kayu. Tapi dengan hadirnya Atap Kubah Galvalum, patah sudah semua anggapan itu. Namun bukan berarti tidak boleh menggunakan kayu sebagai bahan atap. Karena saat ini material kayu semakin sulit didapatkan, itulah mengapa banyak yg beralih menggunakan Galvalum, termasuk untuk pembangunan Kubah Masjid.

 

Galvalum adalah salah satu bahan material kubah yang cukup diperhitungkan dalam pembangunan sebuah kubah masjid. Konstruksi bahan galvalum ini sudah lolos uji ketahanan dan kekuatan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan, mengapa ada sebagian masjid yang membangun kubah dengan bahan material galvalum.

Galvalum juga dikenal dengan nama Rangka Atap Baja Ringan. Galvalum mulai dikenal di Indonesia mulai tahun 2000-an. Sedangkan Galvalum sendiri berasal dari Australia & sudah ada disana sejak 20 tahun yang lalu.

Bahan Galvalum terbuat dari bahan dasar baja lapis Zincalume (55% Aluminium, 43,5% Zinc dan 1,5% Silikon). Untuk Kubah masjid galvalum sendiri pada umumnya memakai kubah kotak maupun panel dengan penutup di bagian permukaan yang dibuat dari material galvalum.

 

Kelebihan Menggunakan Atap Kubah Galvalum :

Tahan Terhadap Panas

Galvalum memiliki kekuatan begitu luar biasa. Di mana material galvalum ini dapat menahan panas hingga temperaturnya mencapai 300oC tanpa terjadi perubahan kontur pada tampilannya.

Tahan Terhadap Korsi atau Karat

Di samping bisa menahan panas, bahan kubah Galvalum sendiri memiliki daya tahan yang begitu besar terutama terhadap korosi atau tingkat pengasaman. Jadi wajar jika bahan kubah dari galvalum ini banyak dimanfaatkan untuk dijadikan atap seperti genteng metal, trimdex, dan sandex. Bahkan kini bahan material galvalum sendiri dimanfaatkan untuk dapat mengganti bahan dari talang yang berjenis karpet atau seng.

Bisa Menetralkan Cuaca Panas

Masjid dengan kubah berbahan galvalum sendiri bisa untuk menetralkan cuaca yang panas sebab bahan galvalum ini bisa menahan panas sampai temperatur 300 oC. Kubah berbahan galvalum juga tak mudah untuk mengelupaskan cat sebab memiliki daya serap luar biasa. Di samping itu, bahan galvalum untuk kubah masjid juga sangat aman terhadap gangguan cuaca, baik saat panas maupun saat hujan.

Daya Rekat Fleksibel

Maksud dari daya rekat fleksibel ini adalah kubah masjid galvalum ini memiliki daya rekat yang cocok untuk segala macam bahan cat dasar. Di samping itu, hal tersebut menjadikan cat sendiir tak mudah terkelupas meskipun terkena paparan dari sinar matahari begitu kuat

 

Selain memiliki keunggulan, Atap Kubah Galvalum juga memiliki kelemahan/kekurangan. Kekurangan dari kubah galvalum ini yaitu lebih mudah menyerap panas, sehingga dapat mempengaruhi temperatur ruangan. Namun untuk masjid hal ini tidak akan berpengaruh banyak, apalagi pada umumnya bangunan masjid dibuat lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan lainnya.

 

Hashtag:

#daya tahan kubah bahan galvalum. #kelebihan kubah gafalu. #kelebihan kubah zincalume.

Sejarah Perkembangan Atap Kubah Enamel

atap enamel

ATAP KUBAH ENAMEL

 

Hampir setiap masjid yang ada saat ini menggunakan atap masjid berbentuk kubah. Padahal saat awal masa berdirinya masjid, atap masjid masih belum menggunakan bentuk kubah seperti saat ini. Atap masjid berbentuk kubah seperti saat ini memang mendapat pengaruh juga dari kemajuan zaman. Zaman yang semakin modern membawa dampak tersendiri bagi perubahan bentuk masjid.

Atap berbentuk kubah seperti yang ada saat ini diduga berasal dari bangunan yang ada di Bizantium dan Persia. Yang berbentuk bulat atau setengah bulat yang mempunyai fungsi untuk menutup atap bangunan dasar yang berbentuk segi empat.

 

Atap berbentuk kubah yang belum banyak dipakai saat itu akhirnya membuat Islam juga tertarik untuk memakai bentuk yg sama untuk dipakai pada atap masjid. Tidak hanya bentuk bangunannya saja yg dibuat sama, tetapi termasuk  juga dalam teknik pembuatannya.

Kubah Masjid dibuat dari berbagai macam bahan, namun kini yang paling banyak diminati adalah Atap Kubah Enamel. Panel enamel ialah plat yang berwarna putih low carbon yang dalam proses pengecatannya menggunakan serbuk kaca. Dan fhinishing penegecatannya harus melalui proses oven sampai 800 derajat celcius. Karena proses yg panjang itulah akhirnya menjadikan panel enamel bahan yang kuat terhadap cuaca, api dan tahan lama. Maka dari itu, jika kubah masjid terbuat dari bahan enamel akan mempunyai daya tahan lebih lama. Baik dalam segi bahan dasar ataupun warna.